Metode Pengukuran komposisi tubuh

Pengukuran komposisi tubuhMetode yang digunakan untuk mengukur komposisi tubuh adalah bentuk tubuh, indeks massa tubuh, pengukuran skinfold. Bagi orang dewasa, bentuk tubuh dan berat tubuh adalah penting untuk kesehatan. Lemak yang berlebihan pada daerah abdomen dapat menyebabkan resiko kesehatan yang lebih besar daripada daerah hip dan paha. Beberapa problem kesehatan, seperti hipertensi, level kolesterol yang tinggi, penyakit kardiovaskular , dan diabetes berkaitan dengan lemak yang berlebih-an pada area abdominal.

Cara yang lebih tepat untuk memeriksa bentuk tubuh adalah :
– Ukur keliling pinggang mendekati level puser dengan posisi berdiri relaks dan tidak menarik perut.
– Ukur keliling kedua hip diatas pantat
– Kemudian ukuran pinggang dibagi dengan ukuran hip untuk memperoleh rasio waist-to-hip (WHR). Resiko penyakit terjadi ketika WHR pada laki-laki = diatas 0,9 dan pada wanita = diatas 0,8

Ukuran yang digunakan adalah inchi

Indeks Massa Tubuh (IMT)

Indeks massa tubuh adalah pengukuran berat badan dan tinggi badan. Indeks massa tubuh mencakup ukuran rasio berat badan-tinggi badan (W/H), indeks Quetelet (W/H2), indeks Khosla-Lowe (W/H3). Diantara ketiga indeks tersebut diatas, indeks Quete-let paling banyak diterima sebagai pengukuran indeks massa tubuh.

Grafik IMT

imt

Pengukuran Skinfold

Metode yang paling banyak digunakan untuk menen-tukan obesitas adalah berdasarkan pada ketebalan lipatan kulit (skinfold). Ada 7 lokasi skinfold yang harus diukur :
– Chest (dada) atau pectoralis skinfold diukur pada axis longitudinal dari nipple, tepatnya pada 1 inchi dari garis axilla anterior
– Abdomen – lipatan horizontal diangkat pada lokasi 3 cm disamping puser dan ½ ichi dibawah puser.
– Paha – lipatan vertikal didepan paha, tepatnya ½ antara lipatan inguinal dan tepi atas patella

Multiple Skinfold Test cocok digunakan untuk tes komposisi tubuh pada orang dewasa. Multiple Skinfold Test menggunakan 3 lokasi yaitu :
– Triceps, suprailiaca dan paha untuk perempuan.
– Chest (dada), abdomen dan paha untuk laki-laki.

Rumus yang digunakan pada test diatas :
– Body density = 1,1093800 – 0,0013125 (Jml 3 skinfold) + 0,0000016 (Jml 3 skinfold)2 – 0,0002574 (usia) -> laki-laki
– % body fat = (457/body density) – 414
– % body fat = 0,41563 (Jml 3 skinfold) – 0,00112 (Jml 3 skinfold)2 + 0,03661 (usia) + 4,03653 -> wanita.
– Triceps – lipatan vertikal dibelakang midline lengan atas, tepatnya ½ antara proyeksi lateral acromio dan bagian inferior olecranon.
– Suprailiaca – lipatan diagonal diatas crista iliaca.
– Subscapular – lokasinya tepat dibawah sudut scapula yang paling bawah.
– Medial calf – dalam posisi duduk dengan fleksi knee 90o dan tapak kaki rapat dengan lantai .

Two-site Skinfold test yang menggunakan lokasi triceps dan subscapular, paling banyak digunakan untuk tes komposisi tubuh usia 6 – 18 tahun.

Tabel Persent (%) Lemak Tubuh

Classification Male Female
Lean (kurus) < 8 < 13
Optimal 8 – 15 13 – 22
Slightly overfat 16 – 20 23 – 26
Fat 21 – 24 27 – 31
Obese (overfat) > 25 > 32

Grafik % Lemak Tubuh

Picture1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s